SUKOHARJO – Program studi Rekam Medis dan Keperawatan Poltekkes Bhakti Mulia Sukoharjo Menggelar stadium general dengan tema menghasilkan pendapatan saat kuliah. Sebagai narasumber adalah Dini Aprianto pengusaha kripik dari Kemuning, Turut hadir Yeni Maula ketua WITPARI Karanganyar beserta sekretaris dan Indri pengusaha handycraft dari Kartasura.
Agenda stadium General diikuti seluruh mahasiswa dengan antusias. Dosen pembimbing juga turut hadir memberikan motivasi. Bertindak sebagai moderator adalah Bambang Eka Purnama.
Dini Aprianto yang kesehariannya menggeluti usaha membuat kripik memaparkan bahwa usahanya dimulai saat dirinya bekerja di Kalimantan. Dirinya bisa menghasilkan pendapatan ratusan juta juga untuk perusahaan yang di tekuninya. Dini kemudian berpikir mosok dirinya tidak bisa sih menghasilkan uang untuk dirinya sendiri dan tidak untuk perusahaan. Kalau bekerja untuk perusahaan maka harus totalitas terikat dengan peraturan perusahaan.
Namun Dini mengungkapkan jika bekerja sendiri atau wira usaha maka pekerjaan yang ditekuninya bisa fleksibel dan hasil pendapatannya bisa dikelolanya dengan manajemen sendiri.
Dini memberikan support kepada mahasiswa bahwa tentu tidak semua mahasiswa akan bisa bekerja di balai medis. Selebihnya tentu sektor lain atau bisa juga dengan berwira usaha. Maka kegiatan ini bisa dimulai dari sekarang sejak menjadi mahasiswa. Yang paling mudah adalah dengan affiliator, bisa memanfaatkan platform Tiktok affiliator atau Shope affiliator.
Semua platform yang disarankannya tidak perlu modal apapun. Maka mahasiswa bisa memulai usaha dengan tanpa modal, tanpa karyawan, tanpa toko dan stok. Bekerjanyapun bisa dilakukan dimanapun modalnya hanya HP dan koneksi internet papar Dini. Tokonya juga membuka diri untuk diafiliasi produknya. Produk – produk kripik jamur tiram, kripik jamur kuping, kripik debog, onde – onde ubi ungu dan produk lainnya diletakkan di Tiktok seller dan Shoppe Center. Sehingga siapapun bisa mengafiliasinya dan jika laku akan mendapatkan komisi.
Senada Yeni Maula dan Fery yang merupakan ketua dan sekretaris Witpari yang merupakan paguyuban pengusaha dan UMKM Karanganyar resmi berbadan hukum memberikan support bahwa para UMKM harus saling berafiliasi agar kuat dalam segala hal. Sehingga bisa mendapatkan support dari pemerintah dan juga saling bertukar wawasan dan strategi dengan UMKM lainnya.
Sementara Indri punya produk hadycraft yang dijualnya di berbagai platform. Produknya dibuatnya dan ternyata sangat laris dibeli masyarakat karena keunikannya. Maka Indri berharap bahwa pengusaha harus mempunyai produk yang unik agar menjadi hist di masyarakat.
Sementara Bambang Eka Purnama yang mengajar mata kuliah Kewirausahaan mengatakan bahwa dirinya menghadirkan para pelaku usaha ini untuk meberikan motivasi dan gambaran bagi para mahasiswa bahwa dengan tanpa modal mahasiswa tidak harus bergantung kepada orang tua. Mahasiswa bisa punya usaha yang bisa dikerjakannya kapanpun dan dimanapun dengan santai. Sehingga tidur kitapun dibayari kata Bambang.
