Akademisi Poltekkes Bhakti Mulia Hadir Paparkan Digital Marketting di Festival Teh Indonesia

SOLO – UMKM merupakan soko guru perekonomian Indonesia yang terbukti bisa bertahan dalam kondisi krisis. Keberadaanya menjadi angin segar UMKM untuk bisa besar dan berkembang menjadi tulang punggung perekonomian keluarga dan negara. Bambang Eka Purnama yang merupakan akademisi Poltekkes Bhakti Mulia Sukoharjo hadir memberikan paparan tentang Multimedia Marketting di Festival Teh Indonesia.

AWDI Bekerjasama dengan pengusaha teh berinisiasi mengadakan festival teh untuk mengangkat derajad dagangan tehnya. Dengan diadakannya festival ini diharapkan masyarakat bisa mengenal lebih dekat tentang teh dan produsennya untuk bisa dinikmati.

Banyak dari pedagang teh ataupun juga produsen teh masih menggunakan cara konvensional untuk memasarkan tehnya di pasar rakyat. Ini bukannya tidak baik namun tentu akan menguras tenaga dan waktu untuk bisa sampai ke tangan pengguna. Salah satu alternatifnya adalah menggunakan media online yang semakin canggih sekarang ini.

Bambang Eka Purnama yang juga ketua umum APMMI (Asosiasi Profesi Multimedia Indoensia) sangat senang sekali hadir di Festival ini untuk berbagi ilmu dan pengalamannya untuk masyarakat. Kelemahan yang klasik di masyarakat adalah kurangnya tenaga untuk mengelola media sosial yang dimilikinya dan minimnya pengetahuan untuk menggunakannya.

Bambang memaparkan bahwa untuk bisa eksis maka publishnya harus dijaga leberkalaanya, jangan sampai harin ini publish 6 postingan namun besoknya kosong. Ini akan menjadi preseden yang kurang baik bagi viewer.

Disamping itu waktu posting juga harus diperhatikan, waktu – waktu saat viwer memegang smartphonenya dengan intens adalah saat bagus untuk posting. Jika dilihat di insight ini akan terlihat grafiknya kapan peak session viewer melihat postingan kita dengan baik. Maka harus di posting pada waktu prime time tersebut.

Hashtag juga harus digunakan dengan baik berikutnya. Dengan menggunakan hashtag yang tepat maka postingan kita akan mudah ditemukan netizen dimanapun karena ketika netizen sedang membuka sebuah postingan maka postingan kita akan di suggest jika ada kesamaan kategori dan itu bisa diantisipasi dengan hashtag yang tepat.

Setelah terposting tidak kalah pentingnya adalah membagi link postingan ke media lainnya. Dengan membagi link ini akan membuat kita punya back link dan pemilik media juga akan diuntungkan karena ini menjadi komentar yang baik. Jadi dalam hal ini kedua belah fihak sama sama diuntungkan.

Secara umum materi yang disampaikan akademisi Poltekkes Bhakti Mulia ini sangat menarik dan mengena bagi pengunjung Fes Tea di Loji Gandrung Rumah Dinas Walikota Surakarta ini. Bambang berharap apa yang disampaikannya bisa bermanfaat untuk banyak fihak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *