SUKOHARJO – Kasus hipertensi di Sukoharjo meningkat bersamaan dengan meningkatnya usia dan gaya hidup kurang sehat. Salah satu upaya pencegahan hipertensi dan komplikasinya perlu dilakukan kontrol dan pendampingan kesehatan yang baik. Senam dan latihan peregangan merupakan salah satu olahraga yang dapat mengendalikan tekanan darah selain penggunaan obat.
Kelompok senam Barokah di Purworejo – Sukoharjo secara aktif dan teratur melaksanakan senam seminggu 2 kali yang pesertanya lansia. Sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Tutik Yuliyanti selaku dosen keperawatan Poltekkes Bhakti Mulia melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan pendampingan kesehatan pada lansia hipertensi di kelompok peserta senam barokah selama 1 bulan mulai awal Mei sampai awal Juni 2023.
Kegiatan pendampingan kesehatan dilakukan dengan pengukuran tekanan darah sebelum memulai senam, pemeriksaan asam urat, gula darah dan kolesterol sebagai deteksi adanya gangguan kesehatan. Setelah kegiatan senam diberikan edukasi terkait hipertensi dan latihan relaksasi serta penatalaksanaan lain terkait keluhan yang dialami lansia serta simulasi gerakan senam hipertensi.
Dari hasil pendampingan kesehatan selama 1 bulan lansia yang mengikuti senam secara rutin mengalami penurunan tekanan darah dengan menerapkan saran pencegahan dan pengobatan sehingga resiko komplikasi bisa dikendalikan. Namun dengan bertambahnya usia peningkatan tekanan darah masih menjadi gejala yang dialami lansia akibat dampak proses penuaan.

Dalam kategori usia menurut WHO, peserta senam barokah rata-rata dalam kelompok usia tua dan sangat tua yang memiliki semangat sehat agar dapat mandiri dan panjang umur. Dengan pendampingan kesehatan yang sudah dilakukan ini harapannya agar dapat melanjutkan keteraturan mengikuti senam 2 kali seminggu yang sudah dirutinkan. Selain itu lansia juga merasa senang dapat bertemu teman seusianya dengan bercerita serta guyonan bareng sebagai mekanisme koping akibat stress pikiran. #Yuliyanti
